Kamis, 17 April 2014

Pentingnya Ajak Suami Saat Periksa Kanker Payudara



Ini Pentingnya Ajak Suami Saat Periksa Kanker Payudara


Kanker Payudara
Kanker payudara memang penyakit pembunuh wanita nomor satu di dunia. Dokter dan ahli kesehatan pun sudah berulang kali mengatakan pentingnya skrining kanker payudara sejak dini. Dan jangan lupa, ajak serta suami ketika melakukan skrining. Untuk apa?

"Supaya suaminya tahu si istrinya sakit apa, biaya berobatnya berapa, lalu kondisi istrinya bagaimana, dan langkah apa yang seharusnya dilakukan," papar dr Rahmi Alfiah Nur Alam, SpRad dari RS Puri Indah dalam perbincangannya dengan detikHealth di Plaza Senayan, Senayan, Jakarta Selatan, seperti ditulis Kamis (17/4/2014).

dr Rahmi menambahkan bahwa selain untuk mengetahui kondisi istri, kehadiran suami tentunya akan memberikan dukungan moril yang sangat besar. Terutama jika ternyata kasusnya membutuhkan operasi pengangkatan payudara.

"Sebelum diangkat atau dioperasi itu kan harus dibicarakan baik-baik dulu dengan suami. Apa boleh, atau sebaiknya bagaimana. Suami harus siap karena biasanya, setelah operasi para istri akan kehilangan gairah seks," sambung dr Rahmi lagi.

Dr Cahyo Novianto, M.Si.Med, SpB-Onk juga dari RSPI menambahkan bahwa dirinya selaku dokter bedah onkologi selalu memanggil suami pasien untuk diminta persetujuan. Menurutnya, hal itu penting dilakukan agar kerukunan rumah tangga pasien terjaga.

"Karena kalau operasi kan diangkat semua itu satu payudaranya. Kalau hilang, otomatis gairah menurun. Suami diabaikan. Lama-lama nanti di cari istri lain. Itu yang ingin kita hindari, ha ha ha," papar dr Cahyo sambil terkekeh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

No Spam